Home | News | Orari Ikut Jaga Gereja dan Objek Wisata Saat Natal dan Tahun Baru
Author : Font Size :   Normal   |   2X   |   4X   |   8X   |   10X
Orari Ikut Jaga Gereja dan Objek Wisata Saat Natal dan Tahun Baru

Mojokerto - Ancaman aksi teror membayangi perayaan Natal dan tahun baru di Mojokerto pasca ditangkapnya kelompok teroris beberapa waktu lalu. Tak mau kecolongan lagi, 1.100 pasukan gabungan disiagakan mengantisipasi aksi teror di 54 gereja dan sejumlah objek wisata.

Kapolres Mojokerto AKBP Budhi Herdi Susianto mengatakan, pasca penangkapan kelompok terduga teroris di Jalan Empunala 78, Sabtu (19/12), dinilai ancaman aksi teror begitu nyata membayangi perayaan Natal dan tahun baru 2016.

Terlebih lagi terungkap bahwa sasaran aksi teror itu adalah gereja dan kantor polisi. Selain itu, 2 pengantin yang disebut-sebut sudah masuk ke Malang dan Surabaya juga belum ditangkap. Begitu pula bahan peledak yang disinyalir sudah disiapkan kelompok pendukung ISIS itu.

"Masyarakat harus lebih waspada karena ancaman teroris ini nyata dan sudah ada di sekitar kita," kata Budhi usai gelar pasukan operasi Lilin 2015, Rabu (23/12/2015).

Untuk mengantisipasi aksi teror itu, lanjut Budhi, sekitar 1.100 personel pasukan gabungan siap menjaga 54 gereja dan sejumlah objek wisata di Kabupaten Mojokerto.

"Kami mengerahkan 530 personel. Personel lainnya bantuan dari Kodim 0815 Denpom V/2, Sub Garnisun, Satpol PP, dan Dishub. Kami juga dibantu swadaya masyarakat seperti Pramuka, Senkom, Orari, Tagana yang sudah terintegrasi dengan kami," ujarnya.

Budhi menjelaskan, pengamanan perayaan Natal kali ini bakal diperketat. Dari 54 gereja yang ada, 20 diantaranya bakal merayakan Misa Natal 24 Desember. Sementara 34 gereja lainnya bakal menggelar Misa Natal secara bergantian.

Mulai hari ini, 10-20 personel Polri, TNI, Satpol PP, dan Linmas disiagakan menjaga setiap gereja. Pola pengamanan pun dibagi dalam 3 area. Yakni area dalam gereja, halaman, dan tempat parkir.

"Sterilisasi kami lakukan 3 jam sebelum Misa Natal. Untuk pemeriksaan jemaat, personil kami lengkapi dengan metal detector," sebutnya.

Jumlah personel keamanan di setiap gereja, menurut Budhi, memang bervariasi menyesuaikan besar-kecilnya gereja dan jumlah jemaat yang akan datang. "Setiap gereja juga menyiapkan pengamanan swadaya dari pemuda gereja. Harapan kami perayaan Natal tahun ini berjalan aman," tegasnya.

Budhi menambahkan, selain gereja, sejumlah objek wisata di kawasan Pacet dan Trawas juga menjadi perhatian pengamanan. Terlebih lagi perayaan Natal dan tahun baru kali ini bertepatan dengan liburan sekolah.

"Objek-objek wisata menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Oleh sebab itu kami buat pos pelayanan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat," imbuhnya.

Adanya ancaman teror yang nyata ini, Budhi meminta agar masyarakat turut aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. "Kami imbau kepada masyarakat kalau ada pendatang baru di lingkungannya agar segera diinformasikan ke kami. Bisa melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa. Karena mereka ini (teroris) merupakan warga pendatang, pelaporannya juga tidak sesuai prosedur," pungkasnya.

Total Comments ( posted)
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia

Kantor ORDA BENGKULU.
Jl CEMPAKA 10 GG RAFFLESIA NO 39 RT 10/03
KELURAHAN KEBUN BLER KOTA BENGKULU
Telp. : 0811739293,081368213168
Fax. : -
Email : ordabkl@gmail.com,edwardyc4mmx@gmail.com
Facebook   Twitter   Google Plus   Pinterest   Youtube  
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Copyright © 2016 ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Seluruh materi dan konten dilindungi oleh hukum atas hak cipta
ORARI Daerah Nangroe Aceh Darussalam
ORARI is a member-society and International Secretariat of the International Amateur Radio Union
Orari Pusat RSS   |   Member Update RSS   |   RSS   |   Atom
To Top

Satelit LAPAN-A2 Sampai di Orbit, Siap Jadi 'Mata' Untuk Laut Indonesia

News
Monday, 28 September 2015 - 16:00 WIB

Tak Hanya Roket, LAPAN Juga Siapkan Satelit Mata-Mata Made in RI

News
Monday, 24 June 2013 - 14:00 WIB